Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Ancaman Mematikan, Kenali Gejala Pneumonia pada Balita

Home / Kesehatan / Ancaman Mematikan, Kenali Gejala Pneumonia pada Balita
Ancaman Mematikan, Kenali Gejala Pneumonia pada Balita Ilustrasi pneumonia pada balita

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pneumonia atau penyakit radang paru-pari akut merupakan salah satu ancaman mematikan untuk balita di Indonesia. Untuk itu masyarakat dan tenaga medis perlu mengetahui gejala-gejala penyakit ini.

Kepala Sub Direktorat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Kemenkes, dr Christina Widaningrum menjelaskan bahwa tanda balita terkena pneumonia adalah terjadi peningkatan frekuensi napas.

Akibatnya anak terlihat sesak dan pada daerah dada tampak retraksi atau tarikan dinding dada bagian bawah setiap kali anak menarik napas dan takipneu yakni napas cepat.

"Oleh karena itu kader kesehatan diajarkan untuk mengenali tanda awal pneumonia yakni menghitung frekuensi napas selama satu menit," tegasnya. 

Menurutnya, batas frekuensi napas cepat pada bayi kurang dari dua bulan adalah lebih/sama 60 kali per menit, pada bayi dua-12 bulan adalah lebih/sama 50 kali per menit dan usia 1-5 tahun adalah 40 kali per menit.

Ancaman mematikan pneumonia sendiri terlihat dari data jumlah kematian karena pneumonia tercatat sekitar 15,5 persen per 2015 lalu. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com