Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Deadline e-KTP Mundur, Hari Libur Pemohon Tetap Antre

Home / Peristiwa / Deadline e-KTP Mundur, Hari Libur Pemohon Tetap Antre
Deadline e-KTP Mundur, Hari Libur Pemohon Tetap Antre Seorang warga Kecamatan Pucuk, Lamongan tengah melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), Minggu (18/9/2016). (Foto : Ardiyanto/TIMESIndonesia)

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Jumlah warga Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) tetap mengalami peningkatan.

Bahkan, pihak kecamatan sampai harus kerja maraton alias lembur meski hari ini, Minggu (18/9/2016) merupakan hari libur bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Justru di hari libur, warga semakin banyak yang menyempatkan diri untuk melakukan perekaman e-KTP. 

"Saya sudah antre berjam-jam biar bisa buat e-KTP, ya harus sabar nunggu giliran," aku satu diantara pengurus e-KTP di Kecamatan Pucuk, Bagas, Minggu (18/9/2016).

Sebenarnya beberapa hari lalu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memberikan kelonggaran batas akhir waktu perekaman data e-KTP menjadi pertengahan 2017. Semula batas akhir perekaman dipatok harus sudah berakhir pada akhir September ini. Namun, fakta di lapangan masih banyak penduduk yang belum melakukan perekaman

Apabila batas akhir September tersebut diberlakukan, maka jutaan penduduk Indonesia akan mengalami kesulitan dalam mengurus surat-surat yang terkait dengan data kependudukan. Namun, Bagas tidak mengetahui jika deadline mundur. 

"Kita tidak tahu kalau ada kelonggaran pengurusan e-KTP. Soalnya gak ada sosialisasi sama sekali dari kecamatan," akunya.

Sementara, disisi lain, warga Pucuk yang melakukan perekaman e-KTP, Safitri mengaku telah mengetahui apabila waktu perekaman data e-KTP diundur hingga pertengahan 2017. "Tahu sih, dari berita," aku dia. 

Namun, meski demikian Ia tetap berduyun-duyun melakukan perekaman e-KTP bersama dengan tetangganya datang ke kantor Kecamatan Pucuk. "Daripada mepet-mepet waktunya lebih sekarang, bareng-bareng sama yang lain," pungkas Safitri. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com