Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Jemaah Haji Diimbau Waspadai Penyakit Menular dan Bawaan

Home / Peristiwa / Jemaah Haji Diimbau Waspadai Penyakit Menular dan Bawaan
Jemaah Haji Diimbau Waspadai Penyakit Menular dan Bawaan Ilustrasi jemaah haji

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Kesehatan mengimbau para jemaah calon haji Indonesia untuk selalu mewaspadai penyakit bawaan yang diderita, juga penyakit menular yang bisa didapat saat berada di lokasi ibadah.

"Ada dua kelompok, yaitu penyakit yang memang dibawa dari tanah air dan penyakit yang didapat ketika di Arab Saudi. Jika tidak dikendalikan dengan sangat baik, bisa bertambah parah, jemaah sakit berat dan menyebabkan kematian," ujar Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Eka Jusup Singka.

Menurutnya, calon jemaah yang sudah mengidap penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung bisa berpotensi bertambah parah saat di Arab Saudi mengingat kondisi yang terjadi di lapangan.

Oleh karena itu jemaah perlu mengendalikan diri dengan tidak beraktivitas terlalu lelah, seperti bepergian atau melaksanakan ibadah sunah yang menguras tenaga sehingga bisa berdampak pada kondisi kesehatan.

Sementara untuk penyakit yang bisa didapat di Arab Saudi, ia menjelaskan beberapa contohnya, seperti MERS-CoV yang merupakan penyakit saluran pernapasan akibat virus dari binatang yang terkontaminasi.

Selain itu penyakit lain yang paling umum diderita oleh jemaah haji ialah heat stroke atau serangan stroke akibat terpapar sengatan sinar matahari. Untuk itu, jemaah diharapkan memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh setiap waktu dan menjaga dari sengatan sinar matahari langsung.

Potensi penyakit lain ialah kolera yang sedang menjadi kejadian luar biasa di Yaman, yang berdekatan langsung dengan Arab Saudi. Cepat menular jika kebersihan tubuh dan sanitair tak dijaga baik, jemaah diminta mencuci tangan sebelum makan atau setelah menggunakan sanitair umum.

Tak hanya, kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi harus turut dijaga pula. "Beli buah yang ada kulitnya seperti pisang, yang tidak dimakan langsung," tutup Eka. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com